Berita

Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW ribuan pesantren se Asia Tenggara padati Tausiah Tauhid Tasawuf

×

Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW ribuan pesantren se Asia Tenggara padati Tausiah Tauhid Tasawuf

Sebarkan artikel ini

HN-Banda Aceh-Ribuan warga dari pondok pesantren dan dayah se Asia Tenggara, ramaikan tausiah Tauhid Tasawuf.

Sebagai mensyarah dipimpin langsung oleh Khiai Zen Zarnuzi, yang digelar di pondok pesantren Darul Ikhsan, Labuhan Haji, pimpinan Abuya Syekh Amran Waly Al- Khalidi, Jumat ( 14/12/2018) malam

Tausiah Tauhid Tasawuf, yang dipimpin langsung oleh Khiai Zen Zarnuzi, didampingi pimpinan pondok pesantren Rodhah Alhikam, Cibinong Bogor, dan disambut antusias warga dari berbagai pondok/pesantren se Asia Tenggara.

"Kegiatan tausiah tersebut, merupakan bahagian dari Tauhid Tasahuwuf," ujar, pimpinan Dayah Baital Atiq, Tgk Yusri.

Selanjutnya, Tgk Yusri juga mengatakan kegiatan tausiah ini setiap tahun dilaksanakan dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW.

Intinya, tujuan tauhid Tasawuf, untuk memperbaiki akhlak yang mulia sebagaimana sifat rasulullah Nabi Muhammad SAW.

Artinya, maulid Nabi Muhammad SAW tersebut untuk mengingatkan kita ketika menjalankan kehidupan keseharian sebagaimana yang dijalankan Nabi besar Muhammad SAW, yang beraklak mulia.

"Kita akan kembali untuk menggemakannya sebagaimana yang diajarkan dan dijalankan oleh Rasulullah," terang, Tgk Yusri.

Tuan guru Muhammad Saleh, dari Malaka Malaysia, dalam tausiahnya, didepan ribuan warga dari berbagai pondok pesantren juga sempat menceritakan tentang perjuangan dan pengalamannya ketika dirinya menjalankan Tauhid Tasawuf di Malaysia.

"Kita telah diizin mengembangkan Tuhid Tasawuf, di Serawak dari Kementerian Malaysia. Alhamdulillah, setelah kita menjalankannya mendapat keberkahan," tutur, Tuan guru Muhammad Saleh.

(Hendra)

Terima Kasih Telah Membaca, Silahkan di Share ke yang Lain
Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Harimau
Berita

HABANUSANTARA.NET – Warga Dusun Sijudo, Desa Sijudo, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh, dibuat cemas setelah seekor harimau terlihat berkeliaran di sekitar permukiman mereka. Kemunculan satwa liar tersebut terjadi selama dua…

Berita

Rusydi SAg dari Kappija-21 Aceh menjelaskan kepada para siswa tentang sejarah Kappija-21 yang memiliki struktur dari pusat hingga tingkat provinsi dan juga kiprahnya dalam masyarakat. “Anggota Kappija-21 terdiri atas berbagai…

close