Akses RSU Cut Meutia Aceh Utara Dikeluhkan, Pasien Dipulangkan Lewat Jalan Rusak

Munawir
Seorang Keluarga Pasien sedang mendorong pasien keluar dari rumah sakit [Foto/Sc Tiktok @@saifulrona1988
Seorang Keluarga Pasien sedang mendorong pasien keluar dari rumah sakit [Foto/Sc Tiktok @@saifulrona1988
A-AA+A++

Habanusantara.net – Akses jalan di lingkungan Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara dikeluhkan setelah sebuah video yang memperlihatkan pasien menggunakan kursi roda melewati jalan rusak beredar di TikTok.

Video yang diunggah akun @Saifulrona1988 tersebut memperlihatkan seorang pasien dipulangkan menggunakan kursi roda melalui area belakang rumah sakit. Jalan yang dilalui berupa paving block dan terlihat dalam kondisi rusak.

Pemilik akun, Saiful, mengatakan peristiwa itu terjadi saat dirinya membawa pulang mertuanya dari rumah sakit.

“Saat itu tidak ada petugas di sekitar area yang membantu mendorong kursi roda. Yang membantu justru pengunjung lain,” ujar Saiful melalui pesan singkat kepada habanusantara.net.

Ia menyebut keluarga akhirnya harus mendorong sendiri kursi roda pasien melewati jalur tersebut. Video itu kemudian mendapat berbagai tanggapan dari warganet yang menyoroti kondisi akses bagi pasien.

Hingga Sabtu (8/8/2026), video tersebut telah ditonton lebih dari 22,5 ribu kali.

Menanggapi keluhan tersebut, Direktur RSU Cut Meutia Aceh Utara, dr. Syarifah Rohaya, Sp.M, melalui Humas RSU Cut Meutia, Dr. Harry Laksamana, mengatakan kerusakan jalan di depan ruang Hemodialisa terjadi karena jalur tersebut sering dilalui kendaraan berat.

“Sering dilewati truk besar yang membawa barang seperti alat kesehatan, tabung oksigen, juga kendaraan roda empat pasien yang terkadang diparkir di jalan tersebut,” kata Harry kepada habanusantara.net, Sabtu (8/8/2026).

Menurutnya, pihak rumah sakit setiap bulan melakukan gotong royong untuk membersihkan dan merapikan jalur tersebut. Dalam waktu dekat, jalan akan diperbaiki dan dipasang palang untuk mencegah kendaraan berat melintas.

Harry juga menjelaskan, jalur belakang tersebut bukan hanya digunakan pasien rawat inap atau pasien Hemodialisa. Jalur itu juga menjadi akses pasien rawat jalan dari sejumlah poliklinik, seperti urologi, kemoterapi, dan radiologi.

“Jadi bukan cuma pasien rawat inap atau HD yang melaluinya,” ujarnya.

Untuk pasien rawat inap yang pulang, lanjut Harry, perawat biasanya tetap mengantar pasien sekaligus mengembalikan kursi roda ke tempat semula.

Sementara itu, pihak rumah sakit juga telah menyediakan lokasi parkir lain bagi pengunjung.

Berikut Videonya :

[*]