DPRK Minta Walikota Buka Seleksi JPT Direktur RSUD Meuraxa

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net – Anggota Komisi I DPRK Banda Aceh Ismawardi, SPd meminta Wali Kota Banda Aceh segera membuka seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa.

Permintaan itu disampaikan menyusul jabatan direktur rumah sakit milik Pemerintah Kota Banda Aceh tersebut yang telah cukup lama diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Diketahui, posisi Direktur RSUD Meuraxa Banda Aceh telah kurang lebih satu tahun dijabat oleh Plt. Kondisi itu dinilai perlu segera diakhiri agar rumah sakit memiliki pimpinan definitif yang dapat menjalankan tata kelola dan kebijakan secara lebih optimal.

Sebelumnya, pada 23 Mei 2025, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal menunjuk pejabat internal RSUD Meuraxa, dr Taufik Wahyudi Mahadi, Sp.OG, sebagai Pelaksana Tugas Direktur RSUD Meuraxa menggantikan M Nurdin, yang sebelumnya juga menjabat sebagai Plt direktur rumah sakit tersebut.

Ismawardi menilai, pengisian jabatan definitif melalui mekanisme seleksi terbuka JPT Pratama menjadi langkah penting agar kepemimpinan di RSUD Meuraxa berjalan lebih efektif dan memiliki kepastian.

“Wali kota perlu segera membuka seleksi JPT untuk jabatan Direktur RSUD Meuraxa agar rumah sakit memiliki pimpinan definitif,” ujarnya.
Menurut Ismawardi, dengan terisinya jabatan direktur melalui proses seleksi yang terbuka dan profesional, diharapkan kinerja RSUD Meuraxa dapat semakin efektif, termasuk dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Selain itu, keberadaan pimpinan definitif juga diharapkan mampu mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Banda Aceh melalui optimalisasi layanan dan pengelolaan rumah sakit yang lebih baik.

“Harapannya tentu pelayanan di RSUD Meuraxa semakin membaik dan kontribusi terhadap PAD Kota Banda Aceh juga meningkat,” pungkas Ismawardi.[***]