Tahapan Pilchik 47 Gampong Lhokseumawe Resmi Mulai

Syaiful AN
Dalam rangka untuk penyebarluasan informasi tentang tahapan pemilihan keuchik diwilayah kota Lhokseumawe, Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Gamping menggelar Desiminasi Tahapan Pmilihan Keuchik Serentak dalam wilayah kota Lhokseumawe yang berlangsung di Aula Setdako Selasa (28 /4/2026). Dok. Pemko Lhokseumawe
A-AA+A++

HABANUSANTARA.NET – Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong menggelar diseminasi tahapan Pemilihan Keuchik (Pilchik) serentak, Selasa (28/4/2026) di Aula Setdako.

Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Lhokseumawe, Wakil Wali Kota, unsur Forkopimda seperti Kapolres Lhokseumawe, Kejari Lhokseumawe, serta perwakilan Kodim 0103/Aceh Utara. Selain itu, turut hadir Sekda, jajaran OPD, Danramil, Kapolsek, para kepala mukim, Pj geuchik dan tuha peut.

Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H mengatakan, keuchik memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat gampong, termasuk pembangunan dan pembinaan masyarakat.

“Keuchik sebagai pemimpin di tingkat gampong memiliki peran krusial dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan, serta pembinaan kemasyarakatan. Oleh karena itu, pemilihan keuchik bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan arah masa depan gampong masing-masing,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sebanyak 47 gampong di Kota Lhokseumawe akan mengikuti Pilchik serentak tahun 2026. Jumlah tersebut dinilai cukup besar sehingga membutuhkan kesiapan serta koordinasi yang maksimal dari seluruh pihak.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga mengumumkan bahwa tahapan pemilihan keuchik akan dimulai pada 12 Mei 2026. Ia menegaskan pentingnya menjaga netralitas dan profesionalisme panitia di semua tingkatan.

“Seluruh panitia harus menjaga integritas dan bekerja sesuai aturan yang berlaku tanpa memihak kepada calon mana pun,” tegasnya.

Selain panitia, masyarakat juga diimbau untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama proses Pilchik berlangsung. Perbedaan pilihan dalam demokrasi disebut hal yang wajar, namun persatuan dan persaudaraan tetap harus dijaga.

Melalui kegiatan diseminasi ini, Pemko Lhokseumawe berharap seluruh informasi terkait tahapan, persyaratan calon, hingga mekanisme pemilihan dapat dipahami masyarakat secara menyeluruh, sehingga partisipasi pemilih meningkat. [SA]