Habanusantara.net — STMIK Indonesia Banda Aceh kembali melahirkan puluhan lulusan baru yang siap bersaing di dunia kerja. Sebanyak 60 mahasiswa resmi diwisuda dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Orion Hall, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan wisuda ini turut dihadiri perwakilan LLDIKT Wilayah XIII Aceh, yakni Syafi’i, serta jajaran pimpinan kampus, dosen, dan keluarga wisudawan.
Ketua STMIK Indonesia Banda Aceh, Lukman Ahmad, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar para lulusan mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan, serta memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
“Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk menghadapi tantangan di dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat. Kami berharap para lulusan dapat menjadi pribadi yang adaptif, inovatif, dan berintegritas,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan lulusan dalam menghadapi persaingan global, khususnya di bidang teknologi informasi yang terus berkembang pesat. Menurutnya, lulusan STMIK harus mampu menjadi solusi atas berbagai kebutuhan digital di tengah masyarakat.
Sementara itu, perwakilan LLDIKT Wilayah XIII Aceh, Syafi’i, turut mengapresiasi capaian para wisudawan serta mendorong mereka untuk terus meningkatkan kompetensi.

“Lulusan hari ini adalah generasi yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman. Teruslah belajar dan berinovasi agar dapat bersaing di tingkat nasional maupun global,” katanya.
Ketua panitia, Sufyan, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan wisuda berjalan lancar dan penuh haru. Ia juga mengapresiasi kerja sama semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut.
Prosesi wisuda berlangsung dengan khidmat, ditandai dengan pengukuhan para lulusan serta penyerahan ijazah secara simbolis. Suasana haru dan bangga tampak dari para wisudawan dan keluarga yang hadir menyaksikan momen penting tersebut.
Dengan bertambahnya 60 lulusan baru ini, STMIK Indonesia Banda Aceh optimistis dapat terus mencetak sumber daya manusia yang unggul dan siap berkontribusi dalam pembangunan, khususnya di bidang teknologi informasi di Aceh dan Indonesia secara luas.[]





