Pengusaha Kuliner Cut Bit Blang Bintang Masuk PKB, Ngaku Terpanggil Bantu Masyarakat

Redaksi
Cut Bit Masuk PKB
A-AA+A++

Habanusantara.net – Pengusaha kuliner asal Blang Bintang, Aceh Besar, Cut Bit resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh. Owner Rumah Makan Cut Bit itu mengaku terpanggil untuk berkontribusi lebih luas membantu masyarakat melalui jalur politik.

Cut Bit yang memiliki nama lengkap Muhammad MPd diumumkan sebagai kader baru PKB usai menghadiri temu rumah antara Ketua dan pengurus DPW PKB Aceh dengan insan pers di kawasan Pango Raya, Kota Banda Aceh, Senin (30/3/2026) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Cut Bit secara simbolis dipakaikan seragam PKB oleh Ketua DPW PKB Aceh, Ruslan M Daud, didampingi Ketua Dewan Syura Waled Kiran serta Sekretaris DPW Tgk Mujlisal. Prosesi itu turut disaksikan puluhan kader dan sejumlah jurnalis yang hadir.

Kepada wartawan, Cut Bit mengungkapkan ketertarikannya terhadap dunia politik sebenarnya sudah muncul sejak lama. Namun, ia baru mantap menentukan pilihan untuk bergabung bersama PKB tahun ini.

“Alhamdulillah dengan panggilan jiwa saya sendiri dan dukungan dari keluarga serta kerabat, hari ini saya mencoba terjun ke dunia politik. Saya ingin mencari perubahan,” ujar Cut Bit.

Pria kelahiran Aceh Besar, 10 April 1979 itu dikenal sebagai salah satu pengusaha kuliner yang cukup berkembang di wilayahnya. Sebelum sukses membangun usaha rumah makan, ia sempat berprofesi sebagai tenaga pendidik di salah satu sekolah di Kabupaten Aceh Besar. Latar belakangnya sebagai lulusan Magister Ilmu Pendidikan turut membentuk kepeduliannya terhadap isu sosial dan kemasyarakatan.

Saat ini, Cut Bit menetap di Desa Cot Malem, Kecamatan Blang Bintang. Ia juga dikenal sebagai sosok keluarga, bersama istrinya Sri Wahyuni dan empat orang anak.

Keputusannya bergabung dengan PKB disebut sebagai langkah awal untuk memperluas pengabdian, tidak hanya melalui sektor usaha, tetapi juga lewat kebijakan dan kerja-kerja politik.

Dengan masuknya Cut Bit, PKB Aceh dinilai kembali mendapat tambahan figur dari kalangan pengusaha lokal yang diharapkan mampu memperkuat basis dukungan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.[is]