Pidie. Habanusantara.net
Mengenal sosok Brigjen Aulia, bagi sebagian masyarakat Aceh memang menjadi tanda tanya, siapa beliau dan apa kontribusinya buat Aceh. Beliau mantan Asisten Intelijen (Asintel Kodam IM) yang ketika itu berdinas di Aceh.
Perwira tinggi TNI AD lulusan Akademi Militer (Akmil) 1997 ini baru saja mendapat kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang satu pada 29 April 2025, bersama 51 kolonel lainnya.
Warga Aceh menilainya karena kedekatan beliau dengan masyarakat semasa bertugas di Aceh. Relasi yang dibangunnya memberi bekas bagi kalangan sosial masyarakat. Hingga kedatangan beliau untuk tugas verifikasi sertijab Pangdam Iskandar Muda di Aceh, bagaikan pulang ke rumah sendiri.
Namun tidak terkecuali bagi Komandan Ibrahim Pidie. Layaknya adik dan abang yang lama tidak bertemu, kedekatan bersama Brigjen Aulia, terjalin sudah cukup lama sehingga ketibaan beliau disambut hangat di Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, Minggu (24/08/2025)
Hubungan beliau dengan Komandan Ibrahim bukan hanya sebatas kata sahabat, melainkan bak keluarga yang kemanapun beliau ditugaskan akan selalu diingatnya. Kesan semangat perubahan dan berkembang selalu dirasakan ketika Brigjen Aulia ke Aceh. Inilah salah seorang sosok pimpinan yang baik di tubuh TNI.
Kunjungan Brigjen Aulia Fahmi ke Banda Aceh kali ini tak hanya menjadi bagian dari rangkaian pergantian pucuk pimpinan Kodam Iskandar Muda, tetapi juga momentum silaturahmi dengan daerah yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan karier militernya.
Salah satu ciri khas kepemimpinannya yang masih dikenang adalah kedekatan beliau dengan prajuritnya, tak terkecuali dari kalangan masyarakat sipil yang rutin beliau ajak becanda ria. Tradisi inilah meninggalkan kesan mendalam bagi anggota dan masyarakat yang pernah berada di bawah komandonya.
Setelah bertugas selama 6 hari di Aceh, Jum’at, (29/08/2025) beliau harus kembali ke Jakarta melalui sarana penerbangan Internasional Iskandar Muda (BTJ) ke Cengkareng (CGK) Tanggerang, Banten. Turut mengantarnya; Pejabat Kodam IM, Dandim Kota Banda Aceh, Komandan Ibrahim Pidie, dan rombongan masyarakat lainnya. Sungguh waktu yang singkat beliau melepas rindu dengan Aceh. Sukses selalu dalam bertugas Jendral. (Raju)




















