Program Suling Cara Polres Bener Meriah Tingkatkan Keimanan dan Silaturahmi dengan Warganya

Redaksi
Tim Suling Polres Bener Meriah bersama masyarakat Kampung Sidodadi, Kecamatan Bandar (do Ist)
Tim Suling Polres Bener Meriah bersama masyarakat Kampung Sidodadi, Kecamatan Bandar (do Ist)
A-AA+A++

Habanusantara.Net – Subuh keliling atau disingkat dengan Suling adalah program Polres Bener Meriah untuk meningkatkan keimanan  dan meningkatkan silaturahmi dengan masyarakat.

Tim Subuh keliling yang langsung dipimpin oleh Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto didampingi Wakapolres Dr Syabirin, SH M.Si, Kasat Reskrim, AKP Supriadi, Kasat Narkoba, AKP Roby Afrizal, Kasat Lantas Iptu Syafaruddin, Polsek Bandar Iptu Dede Moerdhany, dan sejumlah Pejabat utama lainya melaksanakan Salat subuh berjamaah dengan warga di masjid-masjid yang dikunjungi.

“Pagi ini, kita melaksanakan program Suling di Masjid Baiturrahman, Kampung Sidodadi, Kecamatan Bandar, ini adalah Masjid ke 27 yang kita kunjungi di Kabupaten Bener Meriah,”Kata Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, Rabu (18/6/2025) kepada habanusantara.net.

Aris menerangkan, untuk Muadzin pagi tadi di percayakan kepada Kanit Samapta Polsek Bandar, Aipda Taryus SH, MH sedangkan imam shalat subuh langsung dipimpin imam Kampung Sidodadi Tgk Syarwan.

Tujuan utama dari program ini, Kata Aris,  adalah mendekatkan diri kepada  Allah SWT dan menunaikan kewajiban kita selaku umat muslim. Dengan adanya program ini juga harapan kami agar terwujudnya silaturahmi, komunikasi dan kedekatan secara emosional dengan masyarakat di seluruh Kabupaten  Bener Meriah.

Kami juga mengajak para ulama maupun tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dengan pihak kepolisian  dalam hal harkamtibmas. Perlu diketahui bahwasanya Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa adanya partisipasi dan dukungan dari seluruh masyarakat. Maka dari itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan bersama-sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat.

Jika adanya permasalahan di desa agar melibatkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang telah ditugaskan untuk bersama-sama dengan aparat desa mencari solusi penyelesaian masalah tersebut.

Aris menerangkan, saat ini trend kasus tindak pidana yang sedang terjadi di wilayah hukum Bener Meriah antara lain kejahatan seksual terhadap anak dibawah umur, KDRT, narkoba dan pencurian. Kebanyakan kasus yang terjadi di wilkum Polres Bener Meriah disebabkan karena faktor ekonomi dan kesempatan karena kelalaian kita bersama.

Untuk saat ini situasi di wilayah Kabupaten  Bener Meriah sangat kondusif, namun demikian adanya tren kenaikan kamtibmas, hal ini kita lihat dari jumlah tahanan di Rutan Polres Bener Meriah yang hingga saat ini berjumlah 32 orang dari sebelumnya berjumlah 19 orang.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Bener Meriah itu mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan dan mengawasi anak-anak kita dari pengaruh negatif, karena mereka adalah aset kita di masa depan, mereka adalah penerus kita dimasa mendatang.

“Sebelumnya kami bersama dengan unsur Forkopimda Bener Meriah telah berhasil membubarkan anak-anak dan remaja yang terlibat geng motor di Kabupaten Bener Meriah, walaupun demikian adanya beberapa remaja yang tidak support dengan kegiatan tersebut sehingga berupaya membentuk geng motor lainnya dan sempat terjadi insiden terkait hal tersebut yaitu Tindak Pidana Pengeroyokan di Kampung Merie Satu , Kecamatan  Wih Pesam antara remaja dari  Bener Meriah dengan remaja dari Aceh Tengah,”papar Aris.

Terkait kejadian tersebut, kami telah  mengamankan 9 orang remaja laki-laki sebagai terduga pelaku dan baru-baru ini juga kami memperoleh informasi adanya upaya bentukan geng motor baru dan telah mulai menunjukkan eksisnya yaitu mengajak tawuran di sekitar perbatasan Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten  Bireuen, terkait hal tersebut langsung kita monitor pergerakannya dan kita antisipasi.