Habanusantara.net, Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM, melalui perwakilannya, Sekretaris Daerah Drs Sulaimi MSi, menghadiri upacara panen jagung perdana dalam rangka program “I’M Jagong.” Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan dan diadakan oleh Kodam Iskandar Muda. Acara ini digelar di Gampong Bung Simek, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar.
Sulaimi, selaku perwakilan Pj Bupati, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Pangdam Iskandar Muda atas kerjasama dan kolaborasi yang telah terjalin antara Kodam dan masyarakat sekitar dalam program penanaman jagung. Meskipun program “I’M Jagong” menghadapi tantangan, terutama akibat cuaca yang kering dan fenomena El Nino, Sulaimi memuji usaha yang telah dilakukan.
“Ketahanan pangan saat ini adalah isu global yang memerlukan perhatian serius, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional,” katanya.
Sulaimi juga menyoroti pentingnya program ketahanan pangan yang diselenggarakan oleh Kodam Iskandar Muda. Ia menganggapnya sebagai langkah positif yang membantu pemerintah daerah meningkatkan ketersediaan pangan dan memotivasi generasi muda untuk berkecimpung dalam pertanian.
Brigjen TNI Ayi Supriatna, S.I.P., M.M., Inspektur Kodam Iskandar Muda (Irdam IM), menyambut baik kegiatan panen jagung perdana yang merupakan bagian dari program ketahanan pangan Kodam Iskandar Muda tahun 2023. Supriatna menjelaskan bahwa kegiatan panen jagung perdana ini berlangsung di tiga lokasi, termasuk Aceh Besar.
“Kita berharap hasil panen perdana ini optimal, meskipun menghadapi kendala musim tanam yang bersamaan dengan musim kemarau dan fenomena El Nino yang melanda Indonesia,” katanya.
Supriatna juga menekankan bahwa program ketahanan pangan akan berlanjut dan berkontribusi pada upaya Aceh dalam menjadi tulang punggung pangan nasional.
Turut hadir dalam acara ini Forkopimda Aceh Besar, PJU Kodam IM, Para Asisten Kasdam IM, Para Kabalakdam IM, Ketua MPU Aceh Besar, Camat Kuta Cot Glie, Penyuluh Pertanian, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Keuchik, dan masyarakat setempat. Program “I’M Jagong” merupakan bukti konkret kolaborasi antara aparat pemerintah dan masyarakat dalam memastikan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.





