Habanusantara.net – Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh gencar melakukan promosi kesehatan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari sekolah, pemerintah gampong, kader kesehatan, tokoh agama hingga komunitas.
Langkah ini dilakukan agar edukasi kesehatan tidak hanya diterima masyarakat melalui fasilitas kesehatan, tetapi juga hadir dalam lingkungan tempat warga beraktivitas sehari-hari.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Nurjannah, mengatakaan saat ini sejumlah isu menjadi prioritas, di antaranya pencegahan stunting, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), pencegahan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes, kesehatan remaja, pencegahan HIV/AIDS, kesehatan ibu dan anak, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Sebab isu tersebut penting karena berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat serta upaya membangun sumber daya manusia yang sehat dan produktif,” kata Nurjannah, Selasa (15/9/2026).
Dalam pelaksanaannya, sekolah menjadi salah satu lingkungan penting untuk menyampaikan pesan kesehatan kepada anak dan remaja. Dinkes membangun kemitraan melalui program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan berbagai kampanye kesehatan bagi pelajar.
Sementara di tingkat gampong, pemerintah gampong dan kader kesehatan dilibatkan sebagai penggerak perubahan perilaku. Mereka diharapkan dapat membantu menyampaikan informasi sekaligus mengajak masyarakat menerapkan kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Tokoh agama juga dinilai memiliki posisi strategis karena pesan kesehatan dapat disampaikan melalui pendekatan keagamaan yang lebih dekat dan mudah diterima masyarakat.
“Di desa-desa biasanya ada tengku-tengku dan ustadz yang kiranya disampaikan dapat lebih mudah diterima masyarakat,” sebutnya.
Selain itu, komunitas dan organisasi masyarakat dilibatkan untuk memperluas jangkauan informasi kesehatan, sehingga edukasi tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah atau fasilitas kesehatan, tetapi dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat.[***]





