“Program ini patut kita syukuri. Selain meremajakan aset petani, penanaman padi gogo menjadi pendorong peningkatan perekonomian masyarakat. Ini bukti nyata sinergi antara pemerintah, BUMN, dan koperasi untuk mewujudkan Asahan yang sejahtera,” tegas Bupati.
Ia berharap pelaksanaan program PSR dan intercropping ini berjalan tertib dan memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi warga Bandar Pasir Mandoge, tetapi juga menjadi model percontohan bagi daerah lain di Kabupaten Asahan. (Rz)





