“Kami menyiapkan 86 hektare untuk padi gogo dan 98 hektare untuk tanaman lain. Ini adalah solusi cerdas agar现金流 (arus kas) petani tetap terjaga selama masa tanam sawit,” ujar Saripuddin. Ia juga mengapresiasi dukungan penuh Forkopimda dan PTPN IV yang membuat program berkelanjutan ini bisa terlaksana.
Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV, Arya Sandhiyudha, menegaskan komitmen perseroan dalam memberikan pendampingan teknis intensif. “Peran PSR sangat vital bagi PTPN IV. Kami berharap petani mengikuti bimbingan teknis agar hasil panen meningkat signifikan. Target kami bukan hanya sawit yang sehat, tetapi taraf hidup masyarakat yang juga naik,” katanya.





