Habanusantara.net– Warga Desa Geulumpang Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, menyampaikan keluhan serius terkait minimnya perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian, khususnya jaringan irigasi yang menjadi sumber pengairan sawah.
Keluhan tersebut disampaikan kepada awak media saat melakukan investigasi lapangan tersebut, Menurut keterangan para petani, terdapat desa-desa nya yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air untuk areal persawahan.
Bahkan, sebagian sawah kini menabur benih padi dengan menunggu hujan tiba,meskipun demikian keinginan mereka tetap menanam padi setiap tahunnya.
Warga menilai kondisi ini telah berlangsung cukup lama tanpa adanya solusi yang mampu mengembalikan fungsi irigasi secara optimal. Mereka mengaku kecewa karena saluran irigasi ada tapi tidak berfungsi , pemerintah daerah dinilai belum memberikan manfaat nyata bagi petani Aceh Utara.
Masyarakat berharap Presiden RI dapat turun langsung ke Kecamatan Lhoksukon Aceh Utara Provinsi Aceh untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan. Mereka meminta agar kondisi Riil petani menjadi dasar pengambilan kebijakan dan tidak semata-mata mengacu pada laporan administrasi dari instansi terkait.
Sementara itu kepala dinas pertanian dan pangan Aceh Utara Erwandi,S,P,M.SI dikonfirmasi Habanusantara Net Rabu 15 Juli 2026 menjelaskan, Ia terus mengupayakan percepatan pasokan air demi masyarakat melalui pompa disebabkan desa tersebut dekat dengan saluran irigasi dan langsung memerintahkan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Lhoksukon untuk menindaklanjuti.
Selain itu kata Erwandi, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara saat ini sedang memulihkan kondisi saluran irigasi yang sempat terkendala beberapa bulan lalu,namun secara perlahan sudah diatasi saluran secara menyeluruh.[Mnw]





