Illiza Buka Banda Aceh Academy, Siapkan ASN Berkarakter, Adaptif, dan Unggul

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal resmi membuka pelatihan pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) melalui Banda Aceh Academy (BAA) di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh, Kamis (16/7/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Banda Aceh mencetak ASN yang berkarakter, adaptif, dan unggul dalam menghadapi tantangan pelayanan publik.

Pelatihan yang digagas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banda Aceh itu difokuskan pada penguatan kepemimpinan, tata kelola data terintegrasi, serta peningkatan kemampuan komunikasi profesional.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Jalaluddin, para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), narasumber Cut Nurul Fahmi, serta 99 kepala sekolah yang menjadi peserta klaster pertama Pelatihan Penguatan Kepemimpinan dan Karakter.

Dalam sambutannya, Illiza menyampaikan sekitar 300 ASN akan mengikuti rangkaian Banda Aceh Academy sepanjang tahun ini. Ia menilai kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu faktor utama dalam membangun kepemimpinan yang efektif.

“Seorang pemimpin tidak cukup hanya mampu memberi perintah. Harus mampu membangun koordinasi, komunikasi, dan kepercayaan agar dapat menggerakkan organisasi dan menghadirkan perubahan positif,” ujar Illiza.

Khusus kepada para kepala sekolah, Illiza mengingatkan peran strategis mereka dalam menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045. Menurutnya, kepala sekolah tidak hanya bertugas mengelola lembaga pendidikan, tetapi juga menjadi teladan yang mampu membangun budaya sekolah yang disiplin, nyaman, dan berpihak kepada peserta didik.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memulai perubahan dari diri sendiri melalui kebiasaan-kebiasaan positif.

“Kalau kita ingin membuat perubahan, mulailah dari diri sendiri. Satu bulan satu perubahan atau satu kebiasaan baik yang terus kita lakukan,” katanya.

Di akhir sambutannya, Illiza berharap setiap peserta mampu membawa perubahan nyata di lingkungan kerjanya. Ia juga mendorong kepala sekolah membangun sekolah yang kreatif dan ramah serta memperkuat komunikasi dengan orang tua melalui buku penghubung agar perkembangan siswa dapat dipantau bersama.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Banda Aceh, Emila Sovayana, mengatakan Banda Aceh Academy tahun ini dibagi dalam tiga klaster pelatihan.

Klaster pertama yakni Pelatihan Penguatan Kepemimpinan dan Karakter Kepala Sekolah yang berlangsung pada 16–17 Juli 2026 dan diikuti 99 kepala sekolah, terdiri atas 10 kepala TK, 70 kepala SD, dan 19 kepala SMP.

Selanjutnya, Pelatihan Pengelolaan dan Integrasi Data OPD melalui Portal Satu Data akan digelar pada 21–22 Juli 2026, disusul Pelatihan Public Speaking dan Teknik Presentasi pada 28–29 Juli 2026.

Menurut Emila, pelatihan tersebut diharapkan mampu melahirkan aparatur yang memiliki kompetensi teknis, komunikasi yang efektif, karakter kepemimpinan yang kuat, serta mampu mendukung tata kelola pemerintahan modern berbasis data.[*]