Habanusantara.net – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA) menetapkan pelaksanaan Kongres II pada 8-9 Agustus 2026 di Banda Aceh. Kongres tersebut akan menjadi forum untuk memilih Ketua Umum DPP PNA periode berikutnya melalui mekanisme penjaringan yang terbuka bagi seluruh kader yang memenuhi persyaratan.
Keputusan itu diambil dalam rapat persiapan kongres yang digelar di Banda Aceh, Sabtu (25/7/2026), dipimpin langsung Ketua Umum DPP PNA Irwandi Yusuf. Rapat dihadiri jajaran DPP, pengurus DPW PNA dari berbagai kabupaten/kota, Penanggung Jawab Kongres Misbahul Munir, Ketua Panitia Tgk Nurdin Ramli, serta didampingi tim kuasa hukum DPP PNA.
Ketua Panitia Kongres II PNA, Tgk Nurdin Ramli, mengatakan seluruh peserta rapat memiliki komitmen yang sama untuk menyukseskan kongres sebagai momentum konsolidasi dan kebangkitan partai.
“Alhamdulillah, rapat berlangsung dengan sangat baik. DPP dan DPW memiliki semangat yang sama untuk menyukseskan Kongres II PNA. Beberapa keputusan penting sudah disepakati bersama,” kata Nurdin.
Menurutnya, lokasi pelaksanaan kongres masih dalam tahap finalisasi karena panitia masih mempersiapkan sejumlah kebutuhan teknis.
“Yang jelas kongres akan dilaksanakan di Banda Aceh. Tempatnya akan kami umumkan setelah seluruh persiapan selesai,” ujarnya.
Nurdin mengungkapkan, dalam rapat tersebut Irwandi Yusuf menyampaikan masih memiliki keinginan untuk kembali maju sebagai calon Ketua Umum DPP PNA. Namun, Irwandi juga menegaskan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi kader terbaik PNA yang ingin mencalonkan diri.
“Beliau tetap ingin maju, tetapi juga membuka ruang kepada seluruh kader terbaik PNA. Tidak ada pembatasan. Ini menunjukkan komitmen agar kongres berlangsung demokratis,” katanya.
Panitia, lanjut Nurdin, akan segera membuka tahapan penjaringan bakal calon ketua umum. Persyaratan pencalonan masih disusun dan akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang.
“Yang jelas calon harus merupakan kader PNA, memiliki komitmen membangun partai, bertanggung jawab, dan mampu membawa PNA bangkit kembali. Persyaratan teknis lainnya sedang disiapkan panitia,” ujarnya.
Sejumlah nama disebut mulai mengemuka sebagai bakal calon Ketua Umum DPP PNA, di antaranya Irwandi Yusuf, Muksalmina, Miswar Fuady, Sofyan Dawood, dan Misbahul Munir. Namun, panitia menegaskan seluruh nama tersebut masih sebatas wacana dan harus mengikuti mekanisme penjaringan yang akan ditetapkan.
Dalam rapat juga dibahas mekanisme dukungan bagi bakal calon. Salah satu opsi yang sedang dibahas adalah syarat dukungan minimal dari sejumlah DPW sebagai dasar pencalonan. Jumlah dukungan tersebut masih akan diputuskan panitia.
Nurdin menyebut antusiasme pengurus daerah cukup tinggi. Sekitar 18 DPW PNA hadir dalam rapat dan menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan Kongres II.
“Kami berharap kongres berjalan lancar tanpa gesekan yang tidak perlu. Saatnya seluruh kader bersatu, menyelesaikan persoalan internal melalui mekanisme organisasi, dan mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada Partai Nanggroe Aceh,” katanya.[Is]





