Resmi Beroperasi, Sumire Smile Aceh Targetkan Pasar Global untuk Produk Wood Chips

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net– PT Sumire Smile Aceh resmi memulai operasionalnya setelah sempat terhenti, menandai kebangkitan kembali investasi energi terbarukan di Aceh. Peresmian pabrik yang berlokasi di Jl. Laksamana Malahayati KM 19, Desa Durung, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, digelar Kamis (9/4/2026).

Direktur Utama PT Sumire Smile Aceh, Wan Wahyu Ramadhan, menyatakan bahwa Aceh memiliki potensi menjadi pusat pengembangan energi terbarukan kelas dunia. Salah satu produk utama yang diproduksi adalah wood chips, yang diharapkan dapat menembus pasar global.

“Kami kembali berkomitmen untuk berinvestasi dalam produksi wood chips di tanah rencong. Kehadiran kami harus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Perusahaan menerapkan strategi “tebang tanam” untuk pengelolaan bahan baku, melibatkan masyarakat lokal mulai dari pembibitan di lahan kosong milik warga hingga pemanfaatan kayu dari perkebunan masyarakat.

Langkah ini diharapkan tidak hanya mendukung energi ramah lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat dan menyerap tenaga kerja lokal.

Usai seremoni peresmian, dilakukan juga penanaman bibit pohon akasia dan kaliandra sebagai simbol komitmen perusahaan terhadap kelestarian lingkungan. Wan Wahyu menekankan, kegiatan industri akan berjalan selaras dengan upaya menjaga ekologi.

Penasehat Khusus Gubernur Aceh Bidang Investasi dan Hubungan Luar Negeri, Teuku Emi Syamsyumi, menyatakan bahwa kembalinya Sumire Smile Group membuktikan Aceh masih menjadi tujuan investasi yang kompetitif.

“Fakta bahwa mereka kembali berinvestasi di sini menunjukkan potensi Aceh di sektor sumber daya alam, khususnya komoditas wood chips untuk pasar global. Pemerintah akan terus mengawal investasi agar aman, terlindungi, dan memberikan efek ganda bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.[*]