Jelang Mudik Lebaran, 50 Sopir Angkutan di Aceh Jalani Tes Urin

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net – Menjelang pelaksanaan program mudik gratis Pemerintah Aceh, sebanyak 50 sopir bus dan Hiace menjalani tes urin guna memastikan para pengemudi dalam kondisi bebas dari penyalahgunaan narkoba sebelum membawa penumpang.

Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh dengan menggunakan alat uji cepat yang mampu mendeteksi beberapa jenis zat terlarang.

Koordinator Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNP Aceh, Dedi Andria, mengatakan pemeriksaan dilakukan terhadap awak angkutan yang akan melayani rute mudik ke sejumlah daerah di Aceh.

Menurutnya, alat yang digunakan dalam tes tersebut dapat mendeteksi enam jenis zat, yakni ganja, sabu, kokain, ekstasi, morfin, serta konsumsi obat-obatan tertentu.

“Hasil pemeriksaan bisa langsung terlihat dari alatnya. Jika muncul dua garis berarti hasilnya negatif,” kata Dedi.

Namun apabila hasil tes menunjukkan indikasi positif, pihak BNN akan melakukan pemeriksaan lanjutan melalui proses asesmen untuk menentukan langkah penanganan.

“Jika nantinya ditemukan positif, yang bersangkutan akan kami lakukan assessment. Jika masih tahap ringan bisa menjalani
rehabilitasi rawat jalan, namun bila kondisinya sudah berat maka akan direkomendasikan rehabilitasi rawat inap,” ujarnya.

Dedi menambahkan, pemeriksaan terhadap sopir angkutan mudik menjadi langkah antisipasi untuk meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.

Ia juga menyebutkan bahwa dalam tiga tahun terakhir pemeriksaan serupa tidak menemukan sopir yang terindikasi menggunakan narkoba.

“Selama tiga tahun terakhir tidak ada indikasi ke arah sana. Mudah-mudahan kondisi ini terus terjaga,” katanya.[Is]