Anggota Komisi I DPRK Ismawardi Apresiasi Plt Kadis Kominfotik Perkuat Layanan Publik Berbasis Teknologi

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net – Anggota Komisi I DPRK Banda Aceh, Ismawardi, mengapresiasi langkah Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir, dalam memperkuat layanan publik berbasis teknologi melalui optimalisasi Command Center.

Sejak dipercaya menjabat sebagai Plt Kadis Kominfotik pada 7 Oktober 2025, Zubir dinilai berhasil mendorong percepatan fungsi ruang Command Center (CC Room) sebagai pusat pemantauan dan pengendalian layanan kota. Sebelumnya, Muhammad Zubir diketahui menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kominfotik Banda Aceh.

“Langkah-langkah yang dilakukan Plt Kadis Kominfotik patut diapresiasi. Ini menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, responsif, dan berbasis teknologi,” kata Ismawardi, Minggu (29/3/2026).

Menurutnya, keberadaan Command Center ~yang optimal~ akan menjadi tulang punggung dalam merespons berbagai aduan masyarakat secara real time, untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang modern di Banda Aceh.

Ia juga menambahkan, Diskominfotik merupakan salah satu mitra kerja Komisi I DPRK Banda Aceh yang memiliki peran strategis dalam pengembangan sistem informasi dan komunikasi di lingkungan pemerintah kota.

Menurut informasi yang ia terima, ada beberapa pembenahan selain percepatan ccroom yang telah dilakukan sejak Zubir menjabat.

Di antaranya, pembentukan tim PIC quick respon dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh, serta penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) layanan cepat untuk menangani aduan masyarakat.

Tak hanya itu, Diskominfotik juga menyiapkan ruang ccroom yang dapat digunakan bersama oleh OPD terkait guna memaksimalkan fungsi pemantauan dan pengawasan.

Fasilitas pendukung yang turut ditingkatkan, mulai dari penambahan meja, kursi, hingga perangkat operasional lainnya, termasuk peningkatan daya listrik untuk menunjang kinerja sistem.

“Ini bukan hanya soal fasilitas, tapi bagaimana sistem kerja dibangun lebih terintegrasi antar-OPD. Dengan adanya tim quick respon, SOP yang jelas, dan peralatan pendukung kerja lainnya, diharapkan penanganan aduan masyarakat bisa lebih terukur,” ujarnya.

Pada tahun 2026, Kata Ismawardi berdasarkan perencanaan program kegiatan Diskominfotik Banda Aceh juga telah merencanakan pemeliharaan serta pengadaan Closed Circuit Television (CCTV) dan pengeras suara di sejumlah titik pusat kota dan kawasan keramaian.

Langkah ini diharapkan semakin memperkuat fungsi Command Center dalam memantau kondisi kota secara menyeluruh.

Selain itu, pengelolaan internet kota yang sebelumnya blm dikelola oleh Diskominfotik sehingga menurunkan kinerja dinas, sejak 2026 telah dilakukan secara terpusat, hal ini turut menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan digital di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Ismawardi berharap berbagai terobosan tersebut dapat terus berlanjut dan ditingkatkan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Kami di DPRK tentu mendukung upaya-upaya yang berorientasi pada peningkatan pelayanan publik. Harapannya, inovasi ini terus dikembangkan agar Banda Aceh semakin maju sebagai kota berbasis teknologi,” pungkasnya. [***]