Habanusantara.net – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh, Irwansyah ST, mendukung tindakan tegas aparat kepolisian terhadap aksi balap liar di sejumlah ruas jalan Kota Banda Aceh. Menurutnya, fenomena tersebut mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga, terutama di malam-malam Ramadan.
“Fenomena balap liar ini terjadi saat warga sedang melaksanakan ibadah malam di bulan suci Ramadan. Jelas ini mengusik kenyamanan masyarakat,” ujar Irwansyah, Selasa(24/2/2026).
Politisi muda dari PKS itu menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak agar tidak terlibat balap liar. Ia menyarankan orang tua melakukan pemantauan pada jam-jam tertentu, misalnya setelah salat tarawih.
Selain itu, Irwansyah meminta tokoh masyarakat di gampong untuk melakukan pembinaan remaja dan pemuda, mengkampanyekan dampak negatif balap liar, seperti risiko kecelakaan dan kebisingan yang mengganggu ketertiban.
“Balap liar menggunakan jalan umum, jelas ulah mereka mengganggu pengguna jalan lain. Dari sisi undang-undang lalu lintas, ini termasuk pelanggaran,” tambahnya.
Sebelumnya, selama sepekan pertama Ramadan, Polresta Banda Aceh mengamankan puluhan sepeda motor yang digunakan untuk balap liar, termasuk 33 unit dengan knalpot brong. Motor-motor tersebut hanya bisa diambil kembali setelah pemilik mengganti seluruh komponen yang tidak sesuai standar pabrikan.
“Kami mengimbau orang tua pengendara agar selalu mengawasi anaknya dalam berkendara. Hampir semua motor yang diamankan dimodifikasi dan berpotensi mengganggu orang lain, apalagi di bulan puasa yang penuh keberkahan,” kata Kasi Humas Polresta Banda Aceh, Iptu Erfan Gustiar.
Langkah tegas ini mendapat apresiasi DPRK Banda Aceh sebagai bentuk upaya menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat di tengah ibadah Ramadan.[***]





