Habanusantara.net – Keluhan para pedagang di komplek Pasar Bina Usaha (PBU) Meulaboh, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, terkait kondisi selokan yang belum tertutup dengan sempurna akhirnya mendapat respon cepat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat.
Permintaan para pedagang agar pemerintah segera menutup selokan terbuka yang berada di sisi jalan pasar, tepatnya di Jalan H. Daud Dariah, Desa Ujong Baroh, belakang Gedung Mall Suzuya, menjadi perhatian serius. Kondisi selokan tersebut dianggap membahayakan, terutama bagi pengunjung pasar yang menggunakan kendaraan roda dua maupun pejalan kaki.
Seorang pedagang yang sehari-hari berjualan di lokasi tersebut, Samsidar, mengungkapkan bahwa setidaknya sudah terjadi dua insiden di mana pengendara sepeda motor jatuh ke dalam selokan. Lubang saluran air yang terbuka sebagian, tanpa penutup beton atau semen yang layak, membuat jalur menuju pasar menjadi tidak aman, terlebih saat malam hari atau ketika hujan.
“Sudah ada dua orang yang jatuh, termasuk sepeda motornya masuk ke selokan ini. Bahaya sekali. Kami minta supaya ditutup dengan benar, diratakan, supaya orang bisa lewat dengan nyaman dan aman,” kata Samsidar saat ditemui pada Rabu, 23 April 2025.
Samsidar juga menyoroti desain penutup selokan yang saat ini ada di beberapa bagian. Menurutnya, penutup dari besi yang digunakan terlalu menonjol ke atas dan justru menciptakan potensi bahaya baru bagi pengendara.
“Kalau bisa jangan pakai besi seperti sekarang ini. Besinya menonjol, bisa bikin orang jatuh atau ban motor tergelincir. Lebih baik ditutup pakai beton atau semen yang rata dengan jalan,” tambahnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Kurdi, menyatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan survei langsung ke lapangan. Ia memastikan bahwa upaya perbaikan akan segera dilakukan dalam waktu dekat.
“Terkait dengan selokan yang terbuka, kami sudah menurunkan tim dan langsung meninjau lokasi. Penutup beton akan segera ditambahkan sesuai permintaan masyarakat dan pedagang,” ujar Kurdi.
Menurutnya, pengerjaan yang akan dilakukan tidak hanya sebatas menutup selokan. PUPR Aceh Barat juga akan melakukan perbaikan aliran saluran air dengan membuat sistem crossing atau pengalihan arus air, sehingga tidak terjadi genangan di area pasar yang kerap mengganggu aktivitas perdagangan.
“Kami sudah buat pengalihan aliran saluran supaya air tidak tergenang di area pasar. Jadi, ini bukan cuma soal penutup selokan, tapi kita juga perbaiki sistem drainasenya agar lebih optimal,” terang Kurdi.
Kurdi menambahkan, perbaikan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di pasar tradisional yang menjadi pusat kegiatan warga Meulaboh tersebut.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersabar dan mendukung proses pengerjaan yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Kurdi memastikan bahwa pelaksanaan proyek ini tidak akan mengganggu aktivitas jual beli yang sedang berlangsung di pasar.
“Kami harap masyarakat bersabar. Tim kami akan bekerja secepat mungkin. Yang penting hasilnya bisa dirasakan bersama. Kami ingin pasar ini jadi lebih aman dan nyaman untuk semua,” kata Kurdi.
Langkah cepat Dinas PUPR ini pun mendapat apresiasi dari sejumlah pedagang yang merasa didengar aspirasinya. Mereka berharap, proyek penutupan selokan dan perbaikan drainase ini bisa diselesaikan sebelum memasuki musim hujan, agar tidak terjadi lagi genangan air yang memperparah kondisi jalan dan lingkungan sekitar pasar.
Pasar Bina Usaha Meulaboh merupakan salah satu sentra ekonomi utama di wilayah Aceh Barat. Ribuan masyarakat bergantung pada aktivitas pasar ini, baik sebagai pedagang, pembeli, maupun penyedia jasa. Oleh karena itu, keamanan dan kenyamanan fasilitas pendukung seperti selokan, drainase, dan akses jalan menjadi hal yang sangat krusial.
Dengan adanya tindak lanjut cepat dari PUPR Aceh Barat, para pedagang dan masyarakat setempat berharap kejadian serupa tidak terulang, dan keselamatan warga yang melintas dapat lebih terjamin.




















