Sepanjang 2024, 653 Orang Kehilangan Nyawa di Jalan Aceh

* 5 ribuan orang luka berat dan ringan

Redaksi
lakalantas
lakalantas
A-AA+A++

Habanusantara.net, Sepanjang tahun 2024, sebanyak 653 orang kehilangan nyawa akibat kecelakaan lalu lintas di Aceh, sementara lebih dari 5.000 orang mengalami luka berat dan ringan.

Meski angka fatalitas ini menurun dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 718 jiwa, jumlah korban luka justru meningkat.

Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh, korban luka berat bertambah dari 244 orang pada 2023 menjadi 329 orang pada 2024. Sementara itu, korban luka ringan naik dari 5.220 orang menjadi 5.464 orang di periode yang sama.

Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy menyebut, penurunan angka fatalitas tidak lepas dari peningkatan edukasi keselamatan berkendara dan penegakan hukum.

Kampanye keselamatan secara masif dilakukan di sekolah dan kampus untuk meningkatkan kesadaran generasi muda yang sering menjadi korban kecelakaan. Selain itu, jumlah tilang meningkat signifikan, dari 24.368 kasus pada 2023 menjadi 32.735 kasus di 2024.

Namun, pertumbuhan kendaraan bermotor yang mencapai 24,27% atau bertambah 29.702 unit dalam satu tahun menjadi tantangan tersendiri. Total kendaraan di Aceh kini mencapai 162.615 unit, naik dari 133.802 unit pada tahun sebelumnya.

Sayangnya, lonjakan jumlah kendaraan tidak diimbangi dengan infrastruktur yang memadai. Masalah seperti jalan yang sempit, minim penerangan, dan kurangnya fasilitas keselamatan lalu lintas masih menjadi kendala besar.

Kombes Pol M. Iqbal menekankan perlunya kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memperbaiki infrastruktur guna menekan angka kecelakaan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas dan menciptakan lingkungan berkendara yang aman. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Dirlantas Polda Aceh.(Is)