Haba Nusantara.net – Warga Ulee Kareng, Banda Aceh curhat sejumlah masalah sosial di wilayahnya kepada Kapolda Aceh, Irjen Pol Achmad Haydar.
Curhatan warga tersebut disampaikan berlangsung disalah satu warkop di kawasan Pango, Jumat (16/6/2023).
Disana, warga Ulee Kareng menyampaikan keluhan mereka terkait masalah tapal batas, peredaran narkoba, dan keberadaan anak punk di lingkungan mereka.
Dalam pertemuan itu, warga Ulee Kareng menyampaikan kekhawatiran mereka terhadap masalah tapal batas yang sering kali memicu konflik antara warga setempat.
Mereka mengeluhkan ketidakjelasan batas wilayah yang berdampak pada sengketa tanah dan sering kali berujung pada konflik fisik. Masyarakat meminta Kapolda Aceh untuk turun tangan dan memberikan solusi yang tegas terhadap masalah ini guna mencegah terjadinya benturan lebih lanjut.
Selain itu, masalah peredaran narkoba juga menjadi perhatian utama warga Ulee Kareng. Mereka mengungkapkan keprihatinan atas maraknya penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda dan anak muda di wilayah tersebut.
Mereka menyebut bahwa narkoba telah merusak masa depan generasi muda dan meminta pihak berwenang untuk meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum terhadap peredaran narkoba di lingkungan mereka.
Tak hanya itu, warga Ulee Kareng juga menyoroti keberadaan anak punk di sekitar mereka. Mereka mengungkapkan rasa khawatir akan potensi terjadinya tindakan kejahatan yang dilakukan oleh sebagian kelompok anak punk tersebut. Warga meminta adanya upaya pendekatan yang lebih baik terhadap anak punk, baik melalui pendidikan maupun rehabilitasi, guna mengubah perilaku mereka yang sering kali meresahkan masyarakat sekitar.
Menanggapi keluhan dan permintaan warga Ulee Kareng, Kapolda Aceh, Irjen Pol Achmad Haydar, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah memberikan perhatian serius terhadap masalah yang disampaikan oleh warga.
“Tadi sudah kami sampaikan solusinya kepada para keuchik dan tuha peut, sekdes, dan mereka bisa berkoordinasi dengan 3 pilar, yaitu bhabinkamtibmas, babinsa, dan keuchik,” ujar Kapolda Aceh dalam kegiatan Jumat Jurhat.
Kapolda Aceh juga menekankan pentingnya kerja sama antara masyarakat dan pihak kepolisian dalam menangani masalah sosial di wilayah tersebut. Dia mengajak semua pihak untuk saling bekerja sama guna menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis bagi seluruh warga Ulee Kareng.
Dengan adanya pertemuan antara warga Ulee Kareng dan Kapolda Aceh ini, diharapkan masalah-masalah sosial yang sedang dihadapi oleh warga Ulee Kareng dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat.
Masyarakat berharap agar pihak berwenang dapat mengambil langkah-langkah yang konkrit dan terarah guna menjaga keamanan dan kesejahteraan warga di wilayah tersebut[Is]





