Habanusantara.net — Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh melakukan monitoring dan evaluasi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Merduati Yayasan Yakin Sehat Bergizi, Jumat (18/9/2026).
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan makanan yang disiapkan dan disajikan kepada penerima manfaat memenuhi standar higiene sanitasi, keamanan pangan dan mutu pengelolaan makanan.
Kegiatan dilakukan Dinkes Banda Aceh melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Program Kesehatan Lingkungan (Kesling). Tim turun langsung meninjau kondisi sarana dan prasarana yang digunakan dalam operasional SPPG.
Baca juga : Saat di Tempat Umum, Dinkes Ingatkan Warga Tetap Jaga Kebersihan
Selain fasilitas, pemeriksaan juga mencakup proses pengolahan makanan, sanitasi lingkungan serta penerapan standar operasional dalam penyelenggaraan pelayanan pemenuhan gizi.
Monitoring dan evaluasi tersebut juga digunakan untuk melihat aspek teknis yang masih perlu diperbaiki agar penyelenggaraan layanan dapat berjalan sesuai standar.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP., M.Si., mengatakan monitoring dan evaluasi menjadi bagian dari pembinaan sekaligus pengawasan terhadap penyelenggaraan layanan di SPPG.
“Monitoring dan evaluasi dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen Dinas Kesehatan dalam memastikan setiap SPPG menerapkan standar higiene sanitasi dan keamanan pangan, sehingga makanan yang disajikan benar-benar aman, bergizi, dan berkualitas bagi masyarakat,” ujar Wahyudi.
baca juga : Kesehatan Keluarga Dimulai dari Sanitasi Aman, Dinkes Ajak Warga Rutin Kuras Septic Tank
Menurutnya, pengawasan tidak hanya melihat hasil makanan yang disajikan, tetapi juga proses yang berlangsung di dalam SPPG. Aspek sarana, pengolahan makanan, sanitasi dan penerapan prosedur menjadi bagian yang diperiksa.
Dinkes Banda Aceh berharap hasil monitoring dan evaluasi dapat mendorong SPPG terus melakukan perbaikan dan mempertahankan standar pelayanan.
Penerapan standar kesehatan lingkungan dan keamanan pangan secara konsisten dinilai penting untuk mendukung penyelenggaraan pemenuhan gizi yang aman dan berkualitas bagi penerima manfaat.[***]





