Lambhuk FA dan SSB Barona Wakili Aceh di Piala Presiden 2026

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net – Aceh dipastikan mengirim dua wakil ke Festival Sepak Bola Usia Dini Piala Presiden 2026 tingkat nasional. Lambhuk FA akan mewakili Aceh di kategori U-12, sementara SSB Barona tampil sebagai wakil kategori U-10 setelah berhasil menjadi juara pada babak kualifikasi tingkat provinsi yang digelar di Lapangan Mini Soccer Fourgee, Banda Aceh, Sabtu (27/6/2026).

Lambhuk FA memastikan tiket ke putaran nasional usai menundukkan SSB Barona dengan skor tipis 3-2 pada partai final kategori U-12. Hasil tersebut mengantarkan Lambhuk FA keluar sebagai juara, sedangkan SSB Barona harus puas menempati posisi runner-up.

Sementara itu, perebutan peringkat ketiga kategori U-12 dimenangkan PSSB Bireuen setelah mengalahkan Persas Sabang dengan skor 3-2.

Di kategori U-10, SSB Barona tampil sebagai tim terbaik setelah finis di puncak klasemen dengan koleksi 14 poin. Hasil tersebut memastikan tim asal Banda Aceh itu menjadi wakil Aceh pada putaran nasional.

Posisi runner-up ditempati Rampagoe FA dengan raihan sembilan poin, sedangkan SSB Bijeh Get asal Aceh Selatan berada di peringkat ketiga setelah mengoleksi delapan poin.

Ketua PSSI Aceh, Nazir Adam, SE, MM mengatakan keberhasilan Aceh meloloskan dua tim ke Festival Sepak Bola Piala Presiden tingkat nasional menjadi langkah penting dalam pembinaan sepak bola usia dini di daerah.

Menurutnya, keikutsertaan di ajang nasional akan memberikan pengalaman berharga bagi para pemain muda Aceh untuk mengukur kemampuan sekaligus bersaing dengan tim-tim terbaik dari seluruh Indonesia.

“Terima kasih kepada seluruh tim yang sudah berpartisipasi. Kini Aceh memiliki wakil di tingkat nasional sehingga anak-anak kita bisa bertemu dengan pemain-pemain terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi mereka dan akan menjadi kenangan sepanjang hidup mereka di sepak bola,” kata Nazir.

Ia menjelaskan, Lambhuk FA dan SSB Barona dijadwalkan bertolak ke Yogyakarta pada 6 hingga 11 Juli 2026 untuk mengikuti Festival Sepak Bola Piala Presiden tingkat nasional.

Nazir berharap seluruh pemain dapat menjaga kondisi fisik dan tampil tanpa tekanan sehingga mampu menikmati setiap pertandingan yang dijalani.

“Kita doakan mereka sehat-sehat, bisa sampai di Yogyakarta dengan baik. Yang paling penting mereka bermain dengan enjoy dan ceria. Tentu kita berharap bisa membawa hasil terbaik, tetapi yang utama adalah mereka mendapatkan pengalaman berharga di level nasional,” ujarnya.

Menurut Nazir, tahun ini menjadi kali pertama PSSI Aceh mengirim tim kategori U-10 dan U-12 ke Festival Sepak Bola Piala Presiden tingkat nasional. Meski persiapan masih tergolong singkat, pihaknya berkomitmen terus memperbaiki sistem pembinaan agar kompetisi usia dini di Aceh semakin terstruktur.

“Ini pertama kalinya PSSI Aceh mengantarkan anak-anak ke pentas nasional untuk kategori U-10 dan U-12. Kami mohon maaf karena persiapan yang singkat. Ke depan, Insya Allah akan kami perbaiki. Harapan kami, kompetisi ini nantinya bisa dimulai dari tingkat kabupaten/kota, kemudian berlanjut ke tingkat provinsi sehingga pembinaan sepak bola usia dini di Aceh semakin baik dan mampu bersaing di tingkat nasional,” pungkasnya.