habanusantara.net – Pemerintah Aceh kembali menyalurkan bantuan pangan murah bagi masyarakat melalui program Gerakan Pangan Murah yang digelar di Pasar Tani Lampineung, Banda Aceh, selama dua hari, Jumat–Sabtu (12–13 Desember 2025).
Sebanyak 20 ton kebutuhan pokok disediakan untuk membantu warga mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Aceh, Yuni Saputri, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia. Ia menyebutkan, program ini juga ditujukan untuk menekan dampak kenaikan harga bahan pokok pasca banjir dan longsor di sejumlah daerah. “Kita selenggarakan dua hari dengan cakupan 1.720 kupon yang dibagikan sehari sebelumnya,” kata Yuni.
Setiap kupon dapat ditukar dengan satu paket sembako berisi beras premium lima kilogram, dua liter minyak goreng, satu papan telur, serta dua kilogram gula pasir. Harga paket tersebut diberikan dengan skema subsidi pemerintah Aceh, sehingga jauh lebih rendah dari harga pasar.
Beras premium lima kilogram dijual Rp57.000, satu papan telur Rp55.000, minyak goreng dua liter Rp35.000, dan gula pasir dua kilogram Rp30.000. “Total nilai paket hanya Rp177.000 setelah subsidi. Semua ini sudah didukung penuh oleh Pemerintah Aceh,” tambah Yuni.
Ia berharap penyaluran secara kupon dapat menjaga ketertiban dan memastikan warga lebih mudah memperoleh bahan pangan sesuai kebutuhan. Yuni menyebut gejolak harga masih dirasakan masyarakat sehingga intervensi pemerintah diperlukan.




















