Siklon Tropis Senyar terpantau dapat memicu hujan deras, banjir, banjir pesisir (rob), tanah longsor, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas pelayaran akibat gelombang laut yang mencapai 2,5–4,0 meter di beberapa perairan. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa fenomena ini membutuhkan kewaspadaan tinggi seluruh pihak mengingat dampak hidrometeorologi dapat terjadi secara tiba-tiba dan meluas. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, juga menekankan bahwa peringatan dini harus diterjemahkan menjadi langkah cepat untuk meminimalisir korban jiwa dan kerusakan.




















